Media Berita Kota Batu – Pemerintah Kota (Pemkot) Batu kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai upaya menekan inflasi sekaligus menjaga daya beli masyarakat. Dalam kegiatan yang berlangsung di Balai Kelurahan Sisir, Rabu (4/9), Pemkot menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau, salah satunya beras kualitas medium seharga Rp 55 ribu per lima kilogram.

Wali Kota Batu menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk intervensi pemerintah daerah terhadap gejolak harga pangan di pasaran. Menurutnya, harga beras saat ini cenderung naik, sehingga kehadiran pangan murah sangat membantu masyarakat.
Baca Juga : Gaji PPPK Kota Batu Masih Setara THL, Normalisasi Mulai Juni 2025
“Gerakan pangan murah ini diadakan agar masyarakat bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Harapannya dapat menekan inflasi sekaligus membantu warga berpenghasilan rendah,” ujarnya.
Selain beras, GPM juga menyediakan minyak goreng, gula pasir, cabai, hingga bawang merah dengan harga di bawah pasar. Semua bahan dipasok melalui kerja sama dengan Bulog dan sejumlah distributor pangan.
Warga Antusias, Ratusan Kupon Ludes Sejak Pagi
Antusiasme warga terlihat tinggi sejak pagi. Ratusan warga berbondong-bondong datang membawa kupon yang sebelumnya sudah dibagikan oleh kelurahan. Banyak warga mengaku terbantu, terutama ibu rumah tangga yang merasa pengeluaran dapur semakin berat dalam beberapa bulan terakhir.
“Saya senang sekali bisa beli beras lebih murah. Biasanya harga di pasar sudah tembus Rp 65 ribu per lima kilogram. Ini sangat meringankan,” kata salah seorang warga.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Batu menambahkan, GPM akan terus digelar secara berkala di berbagai kecamatan. Hal ini untuk memastikan pemerataan akses pangan murah hingga ke pelosok wilayah. “Kita ingin semua masyarakat Kota Batu bisa merasakan manfaatnya, bukan hanya di pusat kota,” katanya.
Dengan langkah ini, Pemkot Batu berharap inflasi daerah dapat lebih terkendali, terutama menjelang akhir tahun ketika konsumsi masyarakat meningkat. Pemerintah juga berkomitmen menjaga ketersediaan stok bahan pangan agar harga tetap stabil.






