Media Berita Kota Batu – Aksi kekerasan terjadi dalam sebuah acara musik di Kota Batu hingga mengakibatkan dua personel band Husttle, Irmanda Putra (vokalis) dan One Regi Febriansyah (bassist), mengalami luka serius akibat pengeroyokan dan pembacokan. Polisi bergerak cepat dan menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam kasus tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/PENGEROYOKAN-DI-KONSER.jpg)
Kericuhan itu dipicu oleh insiden ringan saat moshing, sebuah aktivitas khas dalam konser musik metal yang sering melibatkan dorongan dan lompatan antarpenonton. Namun, gesekan kecil tersebut justru berkembang menjadi tindakan brutal yang mengancam nyawa korban.
Motif: Emosi Setelah Gesekan di Area Moshing
Kasat Reskrim Polres Batu, Iptu Joko Suprianto, menjelaskan bahwa aksi pengeroyokan terjadi karena para tersangka merasa tidak terima dan jengkel setelah bersinggungan dengan korban Irmanda Putra saat moshing.
“Motif para tersangka melakukan pengeroyokan hingga pembacokan ini adalah emosi lantaran terjadi gesekan dengan korban. Mereka mengaku kena pukul atau tendang saat moshing,” ujar Joko dalam konferensi pers di Polres Batu.
Baca Juga : Senggolan Moshing Berujung Vokalis Band Underground di Kota Batu Dianiaya
Puncak Kericuhan Saat Korban Tampil
Menurut polisi, insiden bermula sebelum band Husttle tampil. Irmanda yang berada di area penonton ikut dalam moshing bersama pengunjung lain, dan di sanalah terjadi gesekan dengan salah satu tersangka.
“Dalam acara itu ada 10 band yang tampil, dan korban berada di urutan keenam. Sebelum band-nya tampil, korban sempat ikut moshing dan terjadi gesekan dengan tersangka,” kata Joko.
Ketegangan memuncak ketika band Husttle naik panggung. Saat korban tampil, para tersangka yang sudah terbakar emosi langsung menyerang Irmanda dan One Regi secara bersama-sama. Serangan tersebut termasuk tindakan pembacokan yang menyebabkan luka serius pada salah satu korban.
Polisi Tetapkan 5 Tersangka
Polres Batu menetapkan lima pelaku sebagai tersangka setelah pemeriksaan saksi, rekaman video, dan pengumpulan bukti lainnya. Para tersangka dijerat dengan pasal terkait pengeroyokan dan penggunaan senjata tajam.
“Saat ini lima pelaku sudah kami tetapkan sebagai tersangka. Kami masih mendalami kemungkinan adanya pelaku lain,” tegas Joko.
Komunitas Musik Resah, Polisi Imbau Ruang Aman
Kasus ini menimbulkan keprihatinan besar di komunitas musik Kota Batu. Polisi mengimbau agar penonton dan panitia ke depan menjaga ruang konser tetap aman.
“Moshing itu bagian budaya musik. Namun bukan alasan untuk melakukan kekerasan. Kami minta semua pihak menahan emosi dan mengutamakan keselamatan,” tutup Joko.






