Dior Dior Dior

Material Longsor di Kota Batu Tutup Saluran Drainase, Rumah Warga Tergenang Air

LONGSOR - Dua warung di Wisata Coban Talun Kota Batu rusak parah akibat tanah longsor yang terjadi pada Senin (3/11/2025) lalu.
Dior

Media Berita Kota Batu — Hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Batu, Jawa Timur, pada Jumat (7/11/2025) sore, menyebabkan material longsor menutup sebagian saluran drainase di kawasan Dusun Junggo, Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji. Akibatnya, air meluap ke permukiman warga dan menggenangi sejumlah rumah.

Banjir dan Longsor Landa 2 Titik, BPBD Kota Batu Imbau Warga Jaga Saluran  Drainase | BANGSAONLINE.com - Berita Terkini - Cepat, Lugas dan Akurat
Material Longsor di Kota Batu Tutup Saluran Drainase, Rumah Warga Tergenang Air

Kepala Pelaksana BPBD Kota Batu, Agus Basuki, menjelaskan bahwa longsor terjadi di lereng tebing dengan ketinggian sekitar lima meter di tepi jalan desa. Material berupa tanah, batu, dan ranting pepohonan menutup jalur air, sehingga menimbulkan luapan ke arah pemukiman.

Dior

“Volume air meningkat cukup cepat karena saluran tertutup material longsor. Akibatnya, air meluap dan masuk ke beberapa rumah warga,” ujar Agus saat dikonfirmasi.

Petugas gabungan dari BPBD, TNI, Polri, dan perangkat desa segera turun ke lokasi untuk melakukan pembersihan material longsor serta membuka kembali aliran drainase yang tersumbat. Proses evakuasi material dilakukan secara manual menggunakan alat seadanya, mengingat kondisi medan yang sempit dan licin.

Baca Juga : Kota Batu Jadi Pintu Gerbang Gelaran ICCF 2025, Dibuka di Taman Rekreasi Selecta

Agus menambahkan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun sedikitnya empat rumah warga sempat terendam air dengan ketinggian antara 20 hingga 40 sentimeter. Warga terdampak untuk sementara waktu dibantu mengungsi ke rumah kerabat terdekat.

“Kami juga sudah menyiagakan tim reaksi cepat untuk mengantisipasi potensi longsor susulan, mengingat curah hujan di wilayah Bumiaji masih tinggi,” katanya.

Pihak BPBD mengimbau masyarakat di lereng perbukitan agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan deras berlangsung lebih dari satu jam. Pemerintah daerah juga tengah berkoordinasi dengan Dinas PUPR untuk menangani perbaikan dan normalisasi saluran drainase di titik-titik rawan genangan.

“Upaya jangka pendek adalah membersihkan saluran dan memperkuat tanggul sementara. Ke depan, kita akan usulkan perbaikan struktur drainase permanen,” tambah Agus.

Hingga malam hari, petugas masih melakukan pemantauan dan pembersihan lanjutan. Sementara kondisi genangan dilaporkan mulai surut setelah aliran air kembali lancar.

Dior