Media Berita Kota Batu — Pemerintah Kota (Pemkot) Batu terus menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan potensi sport tourism sebagai daya tarik wisata baru di daerah. Salah satu langkah nyata tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Turnamen Bulutangkis Wali Kota Batu Open 2025, yang resmi dibuka di GOR Ganesha, Kamis (6/11/2025).

Kegiatan ini menjadi wadah bagi atlet bulutangkis dari berbagai daerah untuk berkompetisi. Sekaligus menjadi ajang promosi pariwisata Kota Batu sebagai destinasi olahraga unggulan.
Dorong Kota Batu Jadi Destinasi Wisata Olahraga
Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko, dalam sambutannya menyampaikan bahwa turnamen ini tidak hanya berorientasi pada prestasi. Tetapi juga menjadi sarana memperkuat sinergi antara olahraga dan sektor pariwisata.
“Kami ingin olahraga menjadi pintu masuk bagi promosi wisata. Melalui event seperti Wali Kota Batu Open, kita perkenalkan keindahan dan keramahan Kota Batu kepada peserta dan wisatawan,” ujarnya.
Menurut Dewanti, Pemkot Batu akan terus mendukung berbagai kegiatan olahraga yang memiliki potensi menggerakkan ekonomi masyarakat melalui kunjungan atlet, pelatih, dan pendukung dari luar daerah.
Baca Juga : Perdana, Pemkot Batu Gelar Pameran Perumahan dan Perizinan
Ratusan Atlet Ikuti Kejuaraan
Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Batu, Eko Suhartono. Ia menjelaskan bahwa turnamen ini diikuti oleh lebih dari 200 atlet dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Timur dan luar provinsi.
“Selain kategori dewasa, ada juga kelompok usia dini dan remaja untuk mendorong regenerasi atlet bulutangkis di daerah,” ungkapnya.
Eko menambahkan, panitia juga menggandeng pelaku UMKM lokal untuk membuka stand kuliner dan produk khas Batu di area sekitar GOR. Sehingga pengunjung bisa menikmati pengalaman wisata olahraga yang lengkap.
Sinergi Prestasi dan Pariwisata
Melalui penyelenggaraan Wali Kota Batu Open 2025, pemerintah berharap olahraga tidak hanya menjadi kegiatan kompetitif. Tetapi juga berperan dalam memperkuat ekonomi kreatif dan meningkatkan citra Kota Batu sebagai kota wisata berbasis sport tourism.
“Kami ingin ajang ini menjadi agenda tahunan dan ikon baru bagi sport tourism di Kota Batu,” pungkas Dewanti.






